Langsung ke konten utama

#Resensi Buku Sepotong Senja Untuk Pacarku; Kepariwisataan Indonesia; komersialisasi sumber daya alam khususnya pantai

irayantisutrina.blogspot.com
Siapa yang tidak tahu tragedi kisah cinta Romeo & Juliet yang memilih mengakhiri hidup mereka lantaran tak direstui. Atau kisah Peter Abelard seorang guru yang jatuh cinta kepada muridnya yaitu Heloise. Mereka menjalani hubungan terlarang yang menyebabkan paman Heloise murka dan mengebiri Abelard. Namun mereka tetap menjalin hubungan diam-diam dengan saling berkirim surat. Kemudian kisah Shah Jahan yang membangun Taj Mahal untuk mengenang sang istri Arjumand Bann Begum setelah melahirkan anak ke empat belas dan meninggal. Beberapa kisah cinta tersebut yang sampai saat ini dianggap legendaries dan tak lekang oleh waktu. Disetiap kisah memiliki kekuatan tersendiri yang dapat membuat orang terharu bahkan iri.
Romantis. Itulah ungkapan yang menggambarkan tindakan yang dilakukan mereka bersama pasangan. Guna menunjukkan sebuah perhatian dan kasih sayang yang dimiliki. Dari kisah-kisah seperti itulah kemudian yang menginspirasi banyak orang hingga saat ini untuk melakukan hal yang sama namun dengan cara yang berbeda-beda. Contohnya memberi bunga setiap hari pada pasangan, menyanyikan lagu favorit, atau melakukan diner special merayakan hari tertentu.
Sama halnya dengan yang dilakukan Sukab kepada Alina, tapi kali ini ia melakukan hal yang tidak terpikirkan dan belum pernah dilakukan siapapun sebelumnya. Ia mengirim surat berisi burung-burung, pasir yang basah, siluet batu karang, perahu, dan juga sepotong senja. Ditulisnya judul surat itu “ Sepotong Senja Untuk Pacarku”.
Namun, dibalik judul yang terlihat romantis itu jangan bayangkan bahwa benar sepotong matahari senja yang diambil lalu dimasukkan ke dalam amplop. Itu mustahil. Melainkan sebuah gambar sepotong matahari senja yang dipotret saat ia berada di pantai dan ia menginginkan sang Pujaan hati turut pula menikmati apa yang ia saksikan sore itu. Sungguh romantis bukan?
Penulis benar-benar mampu mempermainkan perasaan dan imajinasi pembaca sampai mata tak ingin lepas memperhatikan kalimat demi kalimat berikutnya. Hingga ingin segera menamatkan buku tersebut dan mengetahui isi dari cerita yang hendak disampaikan. Melalui sebuah komposisi 16 cerpen yang dibagi menjadi tiga bagian, yakni:
1. Trilogi Alina ( Sepotong senja untuk pacarku, jawaban alina, tukang pos dalam amplop)
2. Peselancar Agung ( Jezebel, Ikan paus merah, kunang-kunang Mandarin, rumah panggung di tepi pantai, peselancar agung, hujan, senja, dan cinta, senja hitam putih, mercusuar, anak-anak senja, serta senja yang terakhir)
3. Atas Nama Senja (senja di pulau tanpa nama, Perahu nelayan melintas cakrawala, dan senja di kaca spion)
Siapa sangka dibalik judulnya yang terkesan romantis ternyata menyimpan kritik terhadap Pariwisata yang ada di Indonesia, khususnya wilayah pantai. Dikhususkan pada pantai sebab dalam surat Sukab menyebutkannya.
“Sebuah pantai dengan senja yang bagus: ombak, angin, dan kepak burung- tak lupa cahaya keemasan dan bias ungu pada mega-mega yang berarak bagaikan aliran mimpi”.(halaman 11 dalam cerpen sepotong senja untuk pacarku)
Selain itu juga dapat dilihat dari beberapa judul cerpen diatas yang sangat berhubungan dengan pantai, seperti rumah panggung di tepi pantai, peselancar agung, mercusuar, dan lainnya. Kemudian bila diperhatiakan, cerpen sepotong senja untuk pacarku ditulis oleh Seno pada tahun 1991. Jika dikaitkan dengan yang terjadi di Indonesia, pada tahun tersebut dalam ranah pariwisata yakni dicanangkannya “Visit Indonesia Year (VIY)” untuk pertama kalinya. Melalui program ini, wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mencapai 2,6 juta dengan jumlah devisa sebesar USD 2,5 milyar. Dan tidak lain jika menyangkut pantai dan turis, tentu mengarah pada satu tempat yakni Bali yang memiliki begitu banyak julukan karena keindahan alamnya. kita sendiri tidak. Seharusnya kita dapat bersyukur telah dianugerahi sumber daya alam yang berada di sekitar kita. Salah satunya menikmatinya bukan hanya orang lain.
“ Lagi pula di kota, tidak semua orang peduli apakah senja hilang atau tidak. Kehidupan di kota berjalan tanpa waktu tidak peduli,pagi siang sore atau malam”. (halaman 8 dalam cerpen sepotong senja untuk pacarku)
Inilah kemudian yang coba dikritik penulis bahwa sumber daya alam yang ada memang telah dikomersilkan untuk meraih keuntungan. Itulah sebabnya Sukab dikejar polisi karena mencuri sepotong senja di pinggir pantai demi Alina.
“Senja cuma penting untuk turis yang suka memotret matahari terbenam. Boleh jadi hanya demi alasan itulah senja yang kubawa ini dicari-cari polisi”. (halaman 8 dalam cerpen sepotong senja untuk pacarku)
Setelah itu, kita perhatikan lagi balasan surat dari Alina yang ditulis berselang sepuluh tahun, tepatnya pada tahun 2001. Diceritakan setelah Alina membuka amplop tersebut semua menjadi kacau setelah senja kemudian keluar, air, perahu, kapal dan lain sebagainya.
“Setelah amplop itu kubuka…air bah Membanjiri bumi seperti zaman Nabi Nuh. Dunia menjadi gempar…lautan dari senjamu yang membuat langit merah membera itu menghempas dan membanjiri bumi dengancepat”. (halaman 25 cerpen jawaban Alina)
Jika diamati, di tahun 2000 pariwisata Indonesia mencatat rekor tertinggi jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 5,064,217 (Kemenbudpar). Ini sebagai akibat dari program VIY tadi yang terus digalakkan selama sepuluh tahun terakhir. Selama itu tentunya pariwisata di Indonesia semakin dikenal di luar negeri dibicarakan dari mulut kemulut turis yang telah datang sebelumnya. Sehingga mengundang rasa penasaran turis lainnya untuk datang pula. Itulah yang menjadi landasan penggambaran cerita dalam cerpen jawaban Alina.
Selain itu, di dalam buku ini juga diceritakan ketika dunia ini hanya terdiri dari dua warna. Warna yang selama ini banyak digunakan orang –orang dalam memadu padankan pakaian atau mengunggah foto mereka. Itulah hitam& putih. Hanya warna itu yang ada, tak ada ice cream berwarna warni atau jingga senja kemerahan yanag membakar langit, yang ada hanya hitam putih. Ini kemudian mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan menikmati segala yang ada tanpa perlu diubah. Sebab keindahan di sekitar kita itu tak akan terlihat jika yang ada hanya hitam putih.
“…menyemburatkan cahaya antara hitam dan antara putih ddan mungkin kelabu sepanjanag langit, membuat pemanadangan menjadi mirip foto hitam putih yang dipuja-puja orang di dunia berwarna”. ( halaman 118 cerita dalam cerpen Senja Hitam Putih)
Hal lain yang dikritik adalah akibat dari terlalu seringnya anak-anak melihat turis. Dengan pakaian gaya Barat yang sangat terbuka saat menikmati suasana pantai. Kemungkinan terburuk yang akan terjadi adalah mereka mengikuti apa yang mereka lihat. Yang sebenarnya tidak sesuai dengan norma yang ada di masyarakat kita. Maka dari itu, pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak perlu ditingkatkan lagi.namun jangan sampai mengekang, dimaksudkan para oranag tua mampu menjelaskan dengan baik kepada anak atu memahamkannya tentang perbedaan norma diantara orang Indonesia dan Asing.
“Sudah tak terhitung berapa anak ikut hilang bersama Anak-anak senja. Setiap kali Anak-anak senja itu kembal, para orang tua itu berdatangan karena ingin tahu apakah anaknya ikut kembali, namun itu ternyata sulit dilakukan”.(halaman 152 cerita dalam cerpen Anak-anak Senja)
Dari beberapa penjelasan di atas, sebenarnya masih banyak lagi pesan moral yang disampaiakan dalam buku tersebut. Namun beberapa inilah yang saya anggap perlu untuk diceritakan. Dari sinilah kemudian dapat menyimpulkan bahwa penulis berhasil menyampaikan pesan-pesan tersiratnya. Dengan gaya penulisan yang penuh dengan klaimat-kalimat menghanyutkan. Sehingga pembaca harus terus fokus untuk memperhatikan kalimat yang menjadi poin utama pesan tersebut disampaikan. Biasanya kalimat penjelas itu berada dipertengahan teks cerita. Dalam buku ini sangat disayangkan bahwa penulis menempatkan cerpen Sepotong Senja Untuk Pacarku dibagian awal.
Sedangkan itulah yang menjadi jiwa dari buku ini. Karena bagian ini yang paling seru untuk dibaca. Bukan berarti cerpen lain tidak demikian. Namun sebaiknya cerpen ini disipan pada pertengahan buku saja. Karena rasa penasaran pembaca sudah hilang setelah membacanya diawal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#Puisi Omong Kosong

Orang bilang kau berharta Mampu memberikan apa saja Orang bilang kau itu penderma Nian baik citramu di mata mereka Gegap gempita mengelu-elukanmu Kelihaian bertutur kata jadi senjata Orang-orang percaya tanpa berpikir lagi Simpati bualan kau jadikan siasat memperdaya Orang-orang kau buat terbuai tanpa bertanya lagi Nyatanya hingga kini tak satupun janji yang kau tepati Geram terasa, penyesalan tak berguna,semua terasa hampa Makassar, 20 Juni 2019

#Info Makna Topi Toga

Kita mungkin pernah melihat teman atau keluarga mengenakan Toga saat wisuda. Sebenarnya apayah maknaya? Nah, jadi pakaian wisuda yang identik dengan warna hitam itu menyimbolkan misteri kegelapan yang telah dikalahkan oleh wisudawan ketika diperkuliahan (wah seram amat yah). Arti lain yaitu para sarjana mampu menyibak kegelapan dengan ilmu yang telah diperolehnya selama kuliah. Warna hitam juga melambangkan keagungan. Topi toga yang berbentuk persegi melambangkan agar para sarjana mampu berpikir rasional dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Jadi jangan sampai ketika sudah sarjana pikiran kita masih berpikir sempit. Sedangkan kuncir pita yang semula dikiri kemudian dipindah kekanan, itu maksudnya adalah ketika diperkuliahan banyak dilatih menggunakan otak kiri, yaitu tempatnya hafalan dan bahasa. Dan diharapkan ketika lulus nanti para sarjana juga menggunakan otak kanan, yaitu tempatnya berpikir tentang imajinasi, kreativitas dan inovasi. Ref: sobatjogja

#Info Kebiasaan Sepele yang Memicu Keriputan Dini

Mengutip dari WebMD, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan kulit keriput. Bahkan kita tak menyadari kalau hal tersebut dapat membuat kulit keriput cepat terlihat. Yaitu: 1. Terlalu sering terkena sinar matahari Kulit keriput juga bisa disebabkan karena terlalu sering terkena paparan sinar matahari. Sinar ultraviolet diketahui dapat menembus dan merusak struktur pendukung di dalam kulit. Tak hanya menyebabkan keriput, sinar matahari langsung juga membuat kulit menjadi kering dan tanda penuaan dini lainnya. 2. Posisi tidur Jangan terkejut bila posisi tidur juga menjadi salah satu penyebab kulit keriput di usia muda. Meskipun sudah menggunakan sarung bantal yang berbahan halus, tetap saja tekanan pada wajah saat Anda tertidur membuat kulit menjadi keriput. 3. Diet yang putus nyambung Beberapa pakar percaya kalau orang yang sering melakukan diet putus nyambung selama beberapa tahun bisa memengaruhi kesehatan kulit. Sebab, kulit nantinya akan melebar dan mengecil seiri...