
Hutan merupakan paru-paru dunia. Kalimat tersebut sangatlah benar. Dimana gunung dengan hutan di dalamnya memproduksi oksigen dan juga sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan bagi kehidupan makhluk hidup. Sehingga teramat penting bagi kita untuk terus merawatnya, jangan sampai gundul atau tercemar. Terutama menjaganya dari sampah, karena jika terdapat sampah dalam jumlah yang banyak akan mempengaruhi kualitas air yang terdapat di dalamnya. Sayangnya, hampir semua gunung di Indonesia mulai terdampak sampah khususnya gunung populer yang menjadi tujuan pendaki.
Akhir-akhir ini, mendaki gunung memang sedang menjadi tren dikalangan anak muda khususnya. Entah itu sebagai tujuan wisata ataupun karena memang hobi. Mendaki memang merupakan salah satu cara untuk menikmati keindahan dan kesejukan suasana gunung di Indonesia. Maka tak heran jika banyak orang yang sering melakukan pendakian. Namun sangat disayangkan, kegiatan tersebut juga menimbulkan masalah baru. Tumpukan sampah. Masih ada saja pendaki yang kurang pedli terhadap kelestarian alam. Hal ini terlihat dari masih adanya pendaki yang tidak memperlakukan sampahnya sebagaimana mestinya. Bukannya dibawa turun pendakian, melainkan membuang sampah tersebut di jalur pendakian, pos pendakian, hingga area perkemahan.
Karena keadaan tersebut, maka ada sebuah komunitas yang mengkampanyekan “GUNUNG BUKAN TEMPAT SAMPAH”. Komunitas tersebut mempunyai perhatian terhadap masalah sampah hutan dan gunung mengadakan kegiatan mengumpulkan sampah di beberapa gunung Indonesia. Komunitas tersebut yaitu Trashbag Community (TC) dengan kegiatannya bertajuk SAPU JAGAD. Kegiatan tersebut dilakukan dibeberapa gunung Indonesia yang kerap jadi tujuan pendaki. Mulai dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Barat. Tak hanya kegiatan bersih gunung, namun dalam kegiatan Sapu Jagad juga diiisi kegiatan diskusi berkaitan dengan lingkungan dan gunung.
Nah, maka dari itu mari kita bersama-sama memelihara kelestarian gunung yang ada di daerah masing-masing. Buat teman-teman yang senang mendaki, di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah ketika hendak mendaki, yaitu:
1. Gunakan pakaian yang memiliki banyak kantong, gunanya agar dapat menyimpan sampah pribadi untuk sementara. Contohnya seperti bungkus permen.
2. Membawa Trashbag sendiri, gunanya untuk menampung sampah non organik yang dihasilkan selama pendakian agar dapat dibawa turun gunung. Sementara sampah organik tidak usah dibawa, melainkan dikubur saja.
3. Kurangi membawa makanan kemasan yang berpotensi menghasilkan sampah, seperti makanan instan. Alternatifnya kita dapat memindahkan makanan-makanan tersebut ke wadah bekal.
4. Jangan lupa untuk saling mengingatkan membawa sampah masing-masing turun gunung.
Komentar
Posting Komentar