Langsung ke konten utama

Mengharapmu

irayantisutrina.blogspot.com



Aku yang terjerembat

Lalu terjerembap

Mengharap kau

yang datang menjeremba

Sebagai mana yang dirimu tak tahu bahwa sejak dahulu aku mengagumi sosokmu. Tingkahmu, sifatmu, tutumu, tata kramamu, lebih senyummu. Disetiap hariku tak lekang tanpa mengingatmu, tak kenal waktu siang dan malam. Tanpa mungkin kau tahu sku selalu mengharapkan kehadiranmu dalam setiap langkahku. Baik saat kubahagia maupun terjatuh, hanya dirimu yang kuharap Tuhan berikan untukku.  Rasa gelisah kadang mendera batinku, berpikir sampai kapan aku dalam ketidakpastiaan mengharap seseorang yang belum tentu mengetahui apa yang kurasakan.
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

#Resensi Buku Lelaki Tua dan Laut : hidup butuh perjuangan

Manusia membuat kapal untuk bertarung di laut lepas, bukan menyangkutkan jangkar dan berdiam di bibir pantai. Seperti itulah hakikat kehidupan manusia yang diciptakan tuhan dengan segala liku-liku kehidupannya. Tentu saja itu semacam ujian kenaikan kelas. Tak semua mampu melaluinya dan mendapatkan nilai sempurna. Butuh perjuangan dan kerja keras. Untuk itu, tentu saja kita membutuhkan dorongan dari manapun itu untuk terus bertahan. Baik dari keluarga, orang sekitar, atau hal tak terduga lainnya. Seperti termotivasi dari novel peraih Hadiah Pulitzer 1953, Award of Merit Medal American Academy of Letters, serta Nobel Sastra 1954. Buku ini hasil pemikiran seorang penulis terkemuka abad 20 dan merupakan karya terakhirnya. Diberi judul “ The Old Man and the Sea” oleh Ernest Hemingway. Dan tak tanggung-tanggung, karyanya ini sampai difilmkan berkali-kali. Tidak salah jika karya ini mendapat berbagai penghargaan, karena kisahnya yang sangat menginspirasi. Membuat kita kembali berdiri setel...