Hari ini entah
kuanggap diriku senang ataukah sebaliknya, sahabatku bercerita tentang
seseorang yang kucuri pandangnya tanpa kusadari. Dia bercerita tentang bekas
semalam, ketika kami mengisi salah satu acara sedang aku mengisi penampilan
terakhir, setelah itu kami berempat ingin mengabadikan moment hanya saja tak
ada yang dapat kami mintai bantuan. tak lama akhirnya datanglah dia teman salah
satu sahabatku.
Lalu meminta
bantuan padanya. Aku memang tak memperhatikan orang itu setelah dia memotret
kami beberapa kali. Baru kusadari bahwa dia yang semalam tak sempat
kuperhatikan, kini membuatku penasaran dengan dirinya dan menggugahku untuk
mencarinya. Aku tak tahu megapa aku senyum-senyum sendiri ketika
sahabat-sahabatku bercerita tentang dirinya yang bahkan baru bertemu dan
melihatnya semalam. Entahlah apa maksud Tuhan atas semua ini. Dia ternyata
meminta nomor handphoneku, yah jelas aku kasihlah hehehe... yah dengan alasan
sepele jangan batasi orang untuk berteman dengan kita.
Setelah dua hari berlalu sejak kami bercerita
tentang dirinya yang kutak tahu siapa, akhirnya Hpku berdering meunjukkan ada
pesan masuk. Kubuka namun tertera nomor yang tak kuketahui. Assalamualaikum.. tertulis dalam
pesan itu. Langsung saja kujawab salam kembali dan menanyakan dia siapa.
Ternyata itu dirinya, yang telah kucuri pandangnya. Kamipun melanjutkan
percakapan saling berbagi sedikit informasi tentang diri masing-masing. Dan
menghabiskan malam berdua dengan cerita yang sepertinya baru saja akan dimulai.

Komentar
Posting Komentar