Ingatanku mengalir deras Sederas hujan yang mengguyur Ditengah keramaian Aku merasa sendiri berteman kenangan Sayup-sayup kudengar Gesekan beraturan ciptakan melodi Lantunkan senandung cinta Seirama dengan tetesan air yang luruh itu Menambah pekat rasaku Kumencari dimanakah sumbernya Fikirku menerka tak menentu Pada tiap kerumunan Akupun akhirnya menemukannya Seorang rambut panjang bak wanita Fikirku dirimu dari kejauhan Bermesraan dengan biola Menikmati setiap gesekan Anggapku persembahan untukku Kuusap kembali mataku Dan semua jelas Kau bukannya kau Semuanm hanya imajinasiku
Selamat membaca celoteh perasaan dan pikiranku